Tak Masuk Percontohan Makan Bergizi Gratis, Teras Harap Kalteng Diberi Kesempatan

Anggota DPD RI Dapil Kalteng Agustin Teras Narang saat foto bersama dengan jajaran Disidik Prov kalteng usai pertemuan pada Senin (6/1/2025). (foto: Nata)

 

teraskalteng.com, PALANGKA RAYA – Anggota DPD RI asal daerah pemilihan Kalimantan Tengah, Agustin Teras Narang, menyayangkan Kalimantan Tengah tidak termasuk dalam program percontohan makan bergizi gratis. Padahal, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah telah menyatakan kesiapannya untuk menjalankan program prioritas Presiden RI Prabowo Subianto tersebut.

Teras mengungkapkan, beberapa waktu lalu Wakil Presiden RI telah meninjau uji coba program ini di Palangka Raya. Hal itu menunjukkan bahwa daerah tersebut sebenarnya memiliki potensi untuk menjadi bagian dari percontohan.

“Gubernur Kalteng bersama DPRD Provinsi telah menyiapkan anggaran. Namun, kita tidak masuk dalam daftar puluhan provinsi yang dijadikan percontohan,” kata Teras usai pertemuan reses dengan jajaran Dinas Pendidikan Provinsi Kalteng, Senin (6/1/2025).

Teras berharap pemerintah pusat memberikan kesempatan kepada Kalimantan Tengah, khususnya Kota Palangka Raya, yang dianggap telah siap secara infrastruktur. “Dengan demikian, kita bisa mulai menerapkan program ini sambil menyempurnakan mekanisme dan manajemennya,” ujarnya.

Menurut Teras, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalteng, Muhammad Reza Prabowo telah menunjukkan komitmen untuk mendukung suksesnya program tersebut. Selain itu, pemerintah daerah juga memiliki program unggulan lain, seperti sekolah gratis dan dukungan bagi pelajar yang mengalami kesulitan finansial dalam mengakses pendidikan.

Dalam pertemuan tersebut, Teras juga mendapatkan laporan mengenai pengembangan layanan pendidikan di Kalimantan Tengah. Salah satunya adalah program beasiswa TABE, yang ditargetkan membantu 20 ribu mahasiswa kurang mampu, termasuk 10 ribu di antaranya untuk kuliah gratis di perguruan tinggi.

Meski begitu, tantangan masih ada, termasuk keberadaan 48 sekolah di wilayah terpencil yang belum memiliki akses internet. Untuk mengatasinya, pemerintah berinisiatif menyediakan panel surya dan layanan internet melalui Starlink.

Teras turut mengapresiasi platform digital Pena Berkah yang dikembangkan oleh Dinas Pendidikan Kalteng. Platform ini digunakan untuk memantau pembangunan di bidang pendidikan dan mendukung pengambilan keputusan. “Ini adalah terobosan digital yang diharapkan mampu meningkatkan mutu ekosistem pendidikan di Kalimantan Tengah,” katanya.

Mantan Gubernur Kalteng periode 2005 hingga 2015 ini menekankan bahwa program makan bergizi gratis merupakan bagian dari kepentingan pendidikan yang seharusnya dapat diterapkan di Kalimantan Tengah. Ia meminta pemerintah pusat tidak hanya memberikan kesempatan, tetapi juga mendampingi pemerintah daerah dalam mempersiapkan tata kelola program ini.

“Dengan pendampingan dari pemerintah pusat, program ini dapat diterapkan tanpa mengganggu kepentingan pendidikan utama di daerah,” tutupnya. (tk/red)

Redaksi

Posting terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Next Post