teraskalteng.com – Irjen Pol Djoko Poerwanto, Kapolda Kalimantan Tengah, mencatatkan dirinya sebagai pejabat dengan harta kekayaan paling rendah di antara seluruh Kapolda di Indonesia. Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang disampaikannya kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) per 31 Desember 2023, total kekayaan Irjen Djoko hanya sebesar Rp926 juta.
Angka ini jauh di bawah rata-rata kekayaan yang dimiliki pejabat kepolisian lainnya, yang sering kali mencapai miliaran rupiah. Namun, bagi Irjen Djoko, jumlah tersebut mencerminkan kesederhanaan dan transparansi yang menjadi prinsip hidupnya.
Aset terbesar Irjen Djoko berupa tanah dan bangunan yang bernilai Rp480 juta. Properti ini terdiri dari:
-
Sebuah tanah dan bangunan seluas 456 meter persegi dan 250 meter persegi di Kota Tasikmalaya. Properti yang merupakan hasil jerih payah sendiri ini dinilai sebesar Rp350 juta.
-
Sebidang tanah lain di Tasikmalaya seluas 266 meter persegi dengan nilai Rp130 juta.
Properti ini mencerminkan akar kehidupan Irjen Djoko yang sederhana, jauh dari gaya hidup mewah yang kerap diasosiasikan dengan pejabat tinggi.
Selain properti, Irjen Djoko memiliki dua kendaraan pribadi yang nilainya relatif terjangkau. Kendaraan tersebut adalah:
-
Mobil Honda CR-V keluaran 2016 yang dihargai Rp210 juta.
-
Sepeda motor Yamaha NMAX keluaran 2015 senilai Rp15 juta.
Pilihan kendaraan ini menunjukkan selera praktis Irjen Djoko, yang lebih mementingkan fungsi daripada kemewahan.
Dalam laporannya, Irjen Djoko mencatatkan kas dan setara kas sebesar Rp221 juta. Hal yang juga patut diapresiasi, ia tidak memiliki utang sama sekali, sebuah kondisi yang jarang ditemui di kalangan pejabat tinggi.
Irjen Pol Djoko Poerwanto mulai menjabat sebagai Kapolda Kalimantan Tengah sejak 18 Oktober 2023. Dalam menjalankan tugasnya, ia dikenal sebagai pemimpin yang rendah hati dan dekat dengan masyarakat. Kesederhanaannya tercermin tidak hanya dalam gaya hidupnya, tetapi juga dalam kebijakan yang ia terapkan untuk memastikan keamanan dan kenyamanan warga Kalimantan Tengah.
Di tengah sorotan terhadap gaya hidup mewah pejabat, Irjen Djoko menjadi sosok yang membuktikan bahwa integritas tidak ditentukan oleh jumlah kekayaan, melainkan oleh ketulusan dalam melayani. Dengan hartanya yang minim, ia menjadi simbol bagaimana seorang pejabat bisa tetap menjalankan tugasnya dengan profesional tanpa tergoda oleh kemewahan. (berbagai sumber/red)