teraskalteng.com, PALANGKA RAYA– Memasuki bulan Desember, suasana berbeda terasa di kawasan Bundaran Besar, Kota Palangka Raya. Tepat di depan Istana Isen Mulang, rumah jabatan Gubernur Kalimantan Tengah, sejumlah pohon terang berdiri megah, menghadirkan nuansa Natal yang kental.
Pohon-pohon terang tersebut, dengan ukuran beragam dari sedang hingga besar, sengaja dipasang oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah untuk menyemarakkan perayaan Natal tahun ini. Tradisi menghias kawasan Bundaran Besar dengan ornamen khas agama tertentu memang sudah menjadi kebiasaan pada setiap perayaan hari besar keagamaan, sebagai bentuk keberagaman dan kebersamaan.
Santi, seorang warga yang baru saja selesai berfoto di depan salah satu pohon terang, mengaku antusias dengan kehadiran ornamen Natal di tempat tersebut. “Saya senang sekali, bisa jadi tempat berfoto-foto sambil jalan santai di Bundaran. Rasanya jadi lebih meriah dan semarak,” ujar Santi kepada teraskalteng.com pada Jumat (13/12) sore.
Tidak hanya Santi, Andi, yang sedang joging di sekitar kawasan Bundaran Besar, juga mengapresiasi langkah pemerintah dalam menghadirkan ornamen khas Natal. Ia berharap masyarakat dapat menjaga keindahan dekorasi tersebut. “Ornamen ini kan dibuat untuk kita semua agar bisa merasakan suasana Natal. Jadi, jangan sampai ada yang merusaknya,” tutur Andi.
Kehadiran pohon terang di Bundaran Besar tidak hanya menambah semarak suasana Natal, tetapi juga menjadi daya tarik tersendiri bagi warga lokal maupun wisatawan. Banyak keluarga yang memanfaatkan momen ini untuk mengabadikan kenangan bersama, sementara beberapa komunitas kreatif tampak memanfaatkan ornamen tersebut sebagai latar fotografi.
Inisiatif Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah ini diharapkan dapat mempererat kerukunan antarumat beragama di wilayah tersebut. Sebagaimana Bundaran Besar menjadi simbol persatuan di tengah kota, hiasan-hiasan ini menjadi simbol semangat kebersamaan yang dirasakan semua kalangan. (red)