teraskalteng.com, PALANGKA RAYA – BMKG Stasiun Meteorologi Tjilik Riwut Palangka Raya memperkirakan bahwa kondisi iklim di wilayah Palangka Raya dan sekitarnya pada November 2024 berada pada awal puncak musim hujan, dengan curah hujan bulanan di kategori menengah hingga tinggi (200–400 mm).
Sebagian wilayah di Kalimantan Tengah bagian selatan diprediksi mengalami curah hujan lebih tinggi dari rata-rata. Sifat hujan sebagian besar normal, namun beberapa area memiliki curah hujan di atas atau di bawah normal tergantung lokasinya.
BMKG Stasiun Meteorologi Tjilik Riwut Palangka Raya juga telah mengeluarkan imbauan terkait potensi banjir di Kalimantan Tengah, termasuk wilayah Palangka Raya, yang diperkirakan terjadi selama musim hujan November hingga Desember 2024. Tingginya curah hujan yang diprediksi berpotensi memicu genangan hingga banjir di wilayah-wilayah yang rawan.
Masyarakat diimbau untuk mewaspadai curah hujan tinggi, terutama pada waktu dini hari hingga pagi, menjaga saluran air agar tidak tersumbat untuk mencegah genangan, dan memantau informasi terkini melalui kanal resmi BMKG terkait peringatan dini dan prakiraan cuaca.
Wilayah dengan risiko banjir lebih tinggi diminta bersiap dengan rencana mitigasi, seperti menjaga ketersediaan logistik dan jalur evakuasi yang aman. (sumber: BMKG Palangka Raya/red)