teraskalteng.com, PALANGKA RAYA – Anggota DPD RI asal Kalimantan Tengah, Agustin Teras Narang, mengunjungi DPRD Kalteng pada Senin (6/1/2025) untuk membahas program pemerintah pusat terkait Makan Bergizi Gratis. Dalam pertemuan tersebut, Teras menerima berbagai masukan dari Ketua DPRD Kalteng, Arton S Dohong, dan sejumlah anggota DPRD terkait kesiapan daerah dalam mendukung program tersebut.
Menurut Teras, program Makan Bergizi Gratis bertujuan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kalimantan Tengah melalui penyediaan makanan bergizi bagi masyarakat. Ia pun menyoroti pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah agar implementasi program ini berjalan efektif.
“DPRD Kalteng harus mendukung penuh program ini sebagai upaya membangun sumber daya manusia di daerah. Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah sangat diperlukan, termasuk dukungan teknis dari Kementerian Dalam Negeri dan Badan Gizi Nasional,” ujar Teras.
Dalam diskusi tersebut, pihak DPRD Kalteng menyampaikan sejumlah poin penting, seperti kebutuhan akan petunjuk teknis yang jelas, peningkatan kapasitas daerah, transparansi anggaran, dan evaluasi berkala. DPRD juga meminta pendekatan partisipatif dalam pelaksanaan program ini agar dapat menjangkau masyarakat secara luas.
Teras juga berharap agar 13 kabupaten/kota di Kalimantan Tengah bersinergi dengan Pemerintah Provinsi dalam menjalankan program ini. Selain itu, ia menekankan pentingnya kesinambungan program di sektor pendidikan dan pengembangan sumber daya manusia.
Mantan Gubernur Kalteng periode 2005 hingga 2015 ini berharap pemimpin Kalteng di masa depan terus melanjutkan agenda perbaikan pendidikan dan memperluas pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis. Ini semua demi kemajuan pembangunan manusia di daerah setempat.
Program Makan Bergizi Gratis merupakan salah satu langkah strategis pemerintah pusat untuk menekan angka kekurangan gizi di Indonesia. Dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah, diharapkan program ini dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan mendukung pencapaian pembangunan berkelanjutan di Kalimantan Tengah. (tk/red)